
Panduan Mengikuti Interview AI
14 Agustus 2025
Panduan Mengikuti Interview dengan AI
Interview menggunakan AI berbeda dengan interview tradisional. AI biasanya menilai jawaban secara objektif, memproses intonasi suara, dan mengukur kejelasan jawaban. Panduan ini akan membantu kamu mempersiapkan diri.
1. Persiapan Sebelum Interview
Perangkat & Lingkungan
- Pastikan mikrofon dan kamera berfungsi baik.
- Gunakan koneksi internet yang stabil.
- Pilih ruangan yang tenang dan bebas gangguan.
- Pencahayaan cukup agar wajah terlihat jelas.
Mental & Materi
- Siapkan pengetahuan umum tentang posisi yang dilamar.
- Latih jawaban singkat, jelas, dan to the point.
- Gunakan contoh konkret untuk menjawab pertanyaan.
2. Saat Interview Berlangsung
Komunikasi Verbal
- Bicara dengan tempo sedang, jangan terlalu cepat.
- Artikulasi jelas agar sistem AI mudah mengenali kata-kata.
- Gunakan bahasa yang formal namun tetap natural.
Bahasa Tubuh
- Tatap kamera, bukan layar, untuk memberi kesan kontak mata.
- Duduk tegap, hindari gerakan berlebihan.
- Tersenyum sewajarnya untuk kesan ramah.
3. Tips Menghadapi Pertanyaan AI
- Dengarkan pertanyaan sampai selesai sebelum menjawab.
- Gunakan struktur STAR untuk menjawab:
- Situation: Jelaskan situasinya.
- Task: Apa yang harus kamu lakukan.
- Action: Langkah yang kamu ambil.
- Result: Hasil yang diperoleh.
- Hindari jawaban yang terlalu bertele-tele.
4. Hal yang Perlu Dihindari
- Menggunakan terlalu banyak filler seperti “emm…” atau “anu…”.
- Menghindari pertanyaan atau memberi jawaban samar.
- Memotong pembicaraan AI (terutama jika AI membaca pertanyaan).
5. Setelah Interview
- Catat pertanyaan yang sulit untuk latihan ke depannya.
- Tunggu instruksi atau hasil yang biasanya dikirim via email.
- Jika diberikan kesempatan, sampaikan ucapan terima kasih.
Kesimpulan
Interview AI adalah kesempatan untuk menunjukkan kompetensi dan profesionalisme di lingkungan digital. Dengan persiapan teknis dan komunikasi yang efektif, peluang sukses akan lebih tinggi.
“AI menilai objektif, tapi tetap bisa merasakan profesionalisme dari cara kita berbicara.”

